Look, Our client’s article are published!

24/10/08 09:26
Sepuluh Menit Menuju Xen: Surganya Pusat Pengolahan Data

Oleh: Yaj Malik – Area Vice President, Citrix Systems, ASEAN

Jakarta, 24/10 (ANTARA) – Tingginya inflasi dan melemahnya ekonomi dunia jadi penyebab banyak perusahaan terpaksa melakukan berbagai pemangkasan, mulai dari pengurangan jumlah karyawan hingga pengurangan biaya perjalanan bisnis, sehingga tidak mengejutkan bila para pimpinan perusahaan juga dituntut menekan pengeluaran serta memaksimalkan investasi teknologi & informasi (TI) perusahaan. Menurut analis dari Gartner, para vendor TI raksasa mulai mengalihkan bisnis mereka dari server besar ke server-server yang lebih kecil dengan mesin yang lebih efisien dan kompatibel satu dengan yang lain.

Perusahaan harus mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk pengadaan server dengan operating system Windows yang standard saja. Belum lagi, karena kapasitas yang dibutuhkan sebenarnya hanya sekitar 20% dari kapasitas yang dimiliki oleh server-server canggih tersebut. Bagi para pemilik bisnis, ini berarti pemborosan.

Read more…

Saatnya Menuju Virtualisasi
Rabu, 29 Oktober 2008 | 10:18 WIB

Virtualisasi untuk server platform x86 telah diluncurkan, sejak itulah teknologi-teknologi beralih pada arsitektur pusat data utama (data center). Dalam era ‘maya’ seperti saat ini, teknologi sudah mulai bergerak meninggalkan penggunaan desktop mainframe, karenanya virtualisasi memiliki kesempatan yang baik pula.

Namun demikian masih banyak kita jumpai perusahaan yang menggunakan sebuah server (one-workload deployment bias). Server virtualisasi menawarkan solusi terbaik karena dapat menggabungkan beberapa pekerjaan pada sebuah server yang menyediakan kontrol sumber daya yang terisolasi. Pun memungkinkan sebuah organisasi menyebarkan aplikasi secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan sumber daya konstituen dan anggaran yang tersedia secara akurat.

Read more…

Virtualisasi Xen, Tak Banyak Kompromi
Rabu, 29 Oktober 2008 | 11:20 WIB

Sebuah perusahaan harus mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk pengadaan server dengan OS Windows yang standard saja. Belum lagi, karena kapasitas yang dibutuhkan sebenarnya hanya sekitar 20% dari kapasitas yang dimiliki oleh server-server canggih tersebut.

Bayangkan jika perusahaan memiliki lima server dengan investasi ribuan dollar untuk membeli piranti lunak (software), padahal, mestinya, satu server saja sudah bisa memenuhi kebutuhan perusahaan tersebut. Berarti kapasitas empat server yang lain tidak terpakai atau tidak diperlukan.

Selama bertahun-tahun, Windows server merupakan software yang sangat banyak digunakan dengan berbagai aplikasi penting yang sebenarnya tidak butuh kapasitas sebesar yang dimilikinya. Unix dan Linux dapat berfungsi lebih efisien; dengan kapasitas terpakai sekitar 50% kinerja Unix dan Linux bisa jauh lebih baik dari pada Microsoft. Sayangnya, server-server ini belum banyak digunakan.

Read more…


About this entry